Tragisnya FIK-ku


Opini 2
ARDIAN RIO SULASTRIYO
6101415064

Tragisnya FIK-ku

PJKR merupakan salah satu jurusan yang ada di UNNES. PJKR adalah jurusan yang bergelut dibidang olahraga. PJKR masuk kedalam Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK). FIK sendiri memiliki banyak fasilitas yang menunjang kelangsungan proses belajar mengajar seperti lapangan atletik, lapangan golf, kolam renang, lapangan tenis, lapangan basket, dan lain-lain. Fasilitas yang diberikan tak lain untuk mempermudah mahasiswa melatih keterampilan masing-masing sesuai dengan minat dan bakatnya. Ada beberapa fasilitas yang disediakan dalam bentuk indoor maupun ouotdoor. Namun sebagian besar disediakan dalam bentuk outdoor.
Semua fasilitas tersebut juga dapat dinikmati oleh mahasiswa diluar jurusan PJKR maupun warga FIK. Seluruh warga UNNES dapat menikmati fasilitas tersebut. Tidak hanya warga UNNES (mahasiswa, dosen, staff tata usaha, dll) namun warga yang tinggal disekitar unnes dapat menikmati beberapa fasilitas olahraga yang ada. Meskipun ada beberapa yang memang khusus dan tidak bisa digunakan untuk umum.
Namun setelah ditinjau kembali memang fasilitas yang ada khususnya untuk kelangsungan kegiatan perkuliahan mahasiswa PJKR masih kurang memadahi. Ada beberapa fasilitas yang seharusnya disediakan secara indoor terutama untuk kelangsungan proses belajar mengajar. Hal tersebut juga dapat meningkatkan keminatan bagi siswa-siswa SMA yang mana semakin tertarik untuk bergabung dalam jurusan PJKR ini.
Dibandingan dengan Universitas lain (UNDIP) meskipun tidak memiliki fakultas keolahragaan tapi disetiap fakultas yang ada disediakan lapangan olahraga meskipun hanya sekedar lapangan volly dan lapangan basket. Selain itu disana tersedia lapangan atletik, lapangan futsal, lapangan voly, lapangan basket dan stadion, beberapa lapangan juga didesain indoor untuk memberikan kenyamanan bagi menikmatnya. Sayangnya di UNDIP belum meiliki kolam renang, padahal olahraga renang merupakan olahraga wajib yang harus diambil bagi mahasiswa terutama Fakultas Perikanan dan Kelautan yang mana mewajibkan mahasiswa mampu berenang dan menyelam.
Salah satu fasilitas yang sangat disesali adalah kolam renang yang ada di UNNES. Seharusnya akses mahasiswa untuk masuk ke kolam renang dapat dibebaskan kecuali masyarakat umum. Misalkan akses masuk hanya menyerahkan KTM (Kartu Tanda Mahasiswa) atau mungkin dikenakan biaya yang lebih murah. Jika diterapkan sistem pembayaran untuk tiket masuk seperti sekarang ini, menjadikan mahasiswa UNNES khususnya mahasiswa PJKR untuk memilih berenang diluar kampus untuk mendapatkan fasilitas dan pelayanan yang lebih baik seperti air bilas yang lebih memadahi dan kolam renang yang lebih terawat.
Selain itu, apabila diterapkan sistem pembayaran untuk mengakses salah satu fasilitas yang ada seharusnya masyarakat umum yang ikut menikmati juga dikenakan biaya. Seperti saat menggunakan lapangan atletik maupun lapangan lainnya. Meskipun pembayaran hanya berupa jasa parkir untuk keamanan kendaraan agar tercipta kerapian tersendiri untuk kampus UNNES.

Komentar