Kekalahan Sang Penguasa Pertandingan


Tugas Sport Jurnalism
Identitas Penulis:
Nama                           : Rahardian Bayuaji Pamungkas
Nim                             : 6101415071
Rombel                                    : PJKR Bilingual Class 20015
Tempat, tanggal lahir   : Purbalingga, 5 Januari 1998
Alamat                         : Tegal Sari Rt 01 Rw 16, Sragen Kulon, Sragen
E-mail                          : hardianbayu@students.unnes.ac.id
No HP                          : 089503537384
Identitas Berita
Nama                           : Liga 2 Indonesia
Tempat                                    : Stadion Manahan Solo
Waktu                          : 4 Mei 2018
Cabang Olahraga         : Sepak Bola
Narasumber                 : Ady,Cona dan Sofyan

Kekalahan Sang Penguasa Pertandingan

Surakarta adalah sebuah kota yang biasa dengan sebutan kota batik. Mereka bertiga yaitu  Ady,Cona dan Sofyan adalah Supporter fanatik  team dari kota tersebut yang biasa dijuluki Laskar samber nyawa. “Mumpung kami bertiga kuliah di sini sekalian saja kita menonton pertandingan tersebut”  ujar Ady sehabis kuliah di UNS Solo. Pada Sore hari pukul 17.00 WIB mereka sudah bergegas ke stadion untuk mengantri tiket agar tidak kehabisan dan tidak telat untuk menonton pertandingan di Stadion Manahan.
Stadion manahan adalah Staidon termegah di Provinsi Jawa Tengah yang berletak di Surakarta, Menduduki peringkat pertama sebagai Stadion megah karena sering kalai dibuat event-event besar di kancah Olahraga Indonesia Khusunya Sepak Bola. Stadion Manahan menduduki peringkat pertama setelah Stadion Jati Diri yang berletak Di Ibukota Jawa Tengah yangg saat ini sedang dilakukan Renovasi.
“Ayo cepat berangkat, takut antrianya semakin membludak” Ujar Cona. Mereka bertiga pun bergegas berangkat menuju Stadion untuk mengantri membeli tiket. Di Solo apalagi di jaman sekarang banyak calo-calo yang tidak taat peraturan atau mencari rejeki yang tidak semestinya. Calo adalalah orang yang menjadi perantara dan memberikan jasanya berdasarkan upah. Calo bisa disamakan dengan makelar atau perantara. Dalam hal ini calo tiket dapat diartikan dengan perantara perusahaan pemberi jasa transportasi dan pengguna jasa. Pukul 18.00 mereka sudah memasuki ke dalam Stadion dan langsung menempatkan diri dan berkumpul bareng.
Supoorter-Supporter Persis Solo yang antusiasnya sama-sama tinggi, disitu banyak supporter fanatic yang memakai baju berwarna merah, memakai slayer, membawa tabuh drum untuk mengiringi lagu kepada para pemain saat bertanding  Pertadingan tersebut dilaksanakan untuk melanjutkan Liga 2 pekan ke-2 Liga Indonesia pada tanggal 4 mei 2018 melawan Aceh United. Aceh united yang sebelumnya melawat ke kendal dengan menelan kekalahan sebersar 3-0 harus menjadi juru kunci didasar klasemen liga Indonesia, sedangkan Persis Solo tangguh membawa team asuhan laskar samber nyawa dengan mengantongi 3 poin dengan skor 3-0 di Stadion Manahan Solo minggu yang lalu.
            Pukul 18.10 WIB masing-masing team melakukan pemanasan di tengah lapangan selama 15 menit, baru pemanasan saja Suporte sudah ribut riuh dengan nyanyian kebanggan mereka untuk mendukung team Tuan rumah. “Priiit” peluit wasit berbunyi menandakan bahwasanya pertandingan dimulai. Baru dua menit waktu berjalan ada pelanggaran oleh team Aceh United tetapi wasait tidak memberi pelanggaran kepada team Persis Solo. “Wah ini bener-bener wasit berlisensi nggak ya ?” tanya Cona kepada Ady. “hahaha tidak tau bro, moneytalks mungkin” jawab Ady. Banyak peluang yang terjadi di babak pertama dari kedua team akan tetapi masing-masing gagal mencetak gol kedalam gawang lawan.
            Sampai babak pertama selesai pertandingan masih skor kaca mata alias kosong-kosong dimana penonton masih semangat untuk memberi dukungan kepada team kesayanganya tersebut. “Peluang banyak tetapi tidak ada gol bikin jenuh saja” ujar sofyan salah satu teman dari 3 orang tersebut. “Sebenarnya kalau wasit memberi penalty kepada Persis tadi di menit awal akan menambah serunya pertandingan, pertandingan akan lebih memanas” ujar Cona. “Ya gak bisa gitu bro, semua keputusan di lapangan ada di tangan Wasit, kita percaya saja sama Pemain bahwa mereka akan bisa mencetak gol ke gawang  Aceh United” tambah ady.
            Beribu Supporter team Persis Solo masih sangat antusias bahwa team dari Persis masih bisa mencetak  Gol kegawang Aceh united di babak kedua nanti. “Prrriiit” peluit wasit dibuunyikan menandakan bahwa babak kedua akan segera dimulai. “Prit” kick off babak kedua telah dimulai dimana tim dari Persis solo sangat termotivasi untuk mencetak gol setelah keluar dari ruang ganti. Dimenit 50 Persis solo mendapatkan tendangan bebas dari luar kotak pinalty dimana pemain  aceh united bernomor punggung 4 menjatuhkan Siswanto pemain kiri dari Persis Solo.
            “Priiit” bunyi peluit wasit lagi menandakan pemain bernomor 10 bernama DediCahyono Putro akan bersiap-siap menendang bola, dan akhirnya GOL tercipta untuk Persis Solo dari tendangan bebas akurat dan keras dari Dedi Cahyono Putro  yang menyusur di bawah pojok kiri gawang Aceh United yang dijaga Oleh... “Goool bro goool” teriak Cona
Goool gemuruh seluruh stadion berbunyi untuk gol tendangan bebas dari ... Setelah itu permainan Aceh united sedikit di tingkatkan dari penguasaan bola dan terjadinya peluang. “Wah gawat ini kalau ditekan terus begini akan terjadi gol dari Aceh, Persis harus bersigap” Ujar Sofyan dengan muka yang penuh dengan ketegangan karena dua team tidak mau kalah dan saling menyerang. Di menit ke 66 terjadi konflik diarea kotak penalty Aceh dimana sang Striker bernama .... di langgar dengan keras diarea kotak penalty.
            “Prit” wasit meniup peluit sambil menunjukan titik putih. Suara gemuruh dari Supporter Persis solo kembali meriuh. “Wah penalty bro, semoga aja gol dan mengamankan poin” ujar Ady. “Semoga saja ya daritadi team kita tertekan terus nih” Tambah Cona. Dan bola dtendang dari pemain Persis Solo tetapi tidak terjadi Gol karena kiper Aceh United dengaln sigap menepis bola yang ditendang oeh .... “Ya ampun kok gak bisa gol sih” ujar Sofyan yang penuh dengan rasa was was. Lanjut ke pertandingan di menit 80 Akhirnya usaha dari Aceh United tidak sia-sia mereka dapat mencetak Gol dari memanfatkan Sundulan dari ... dari hasil umpan sepak pojok. Supporter Persis pun terdiam.
            “Halah kebobolan kan” Ujar Cona. “Gapapa ayo masih ada waktu untuk mencetak gol lagi kok” tambah Sofyan Pertandingan pun dimulai seusai Gol dari pemain Aceh United, pertandingan pun semakin seru jual beli serangan dari kedua team sangat terlihat. Disitu Supporter Persis Solo tidak kendor dengan menyanyikan terus lagu kebanggan mereka untuk mendukung team Laskar Samber Nyawa ini.
            Dimenit 90 belum terjadi gol lagi dimana skor masih sama kuat 1-1 untuk kedua team. “Aduh jangan imbang, ayok 1 gol lagi, kalau imbang kita rugi karena kita bermain dikandang” ujar Ady. “Iya bener juga bro jangan sampe imbang, Kita butuh keajaiban” tambah Sofyan. Dimenit 90+2 tidak disangka ternyata Persis Solo kembali kebobolan, gol dicetak oleh pemain Aceh United bernama Hendra Sandi dimana dia bisa memanfaatkan umpang silang Imam Yudistira dari serangan balik.
Serangan balik yang sangat efektif diperlihatkan oleh team dari Aceh United dimenit-menit akhir, Umpan Silang yang sebelumnya Imam Yudistira berlari cepat dari sayap kiri melewati bek kanan dari Persis Solo dan berhasil mengumpan ketengah gawah dan berhasil di selesaikan oleh Hendra Sandi. Seluruh Stadion pun langsung lenyap ketika team kesangan mereka kebobolan dimenit-menit akhir pertandingan.
Terlihat seluruh Supporter,pemain dan Pelatih sangat kecewa dengan hasil yang ada, karena sebenarnya Persis Lah yang seharusnya menang, dalam Segi Statistika Persis jauh menguasai bolaakan tetapi Dewi Fortuna belum memihak kepada Tuan rumah.”Bola itu bundar bro”Ujar Cona, “Kalah menang tetap Persis!” Tambahnya.
Sampai peluit terakhir berbunyi pun skor akhir 1-2 untuk kemenangan tim tamu Aceh United. “Yah kalah, padahal seharusnya tadi bisa menang kalau tendangan pinaltynya gol” ujar Cona. “Iya nih kecewa banget, padahal sudah unggul dari segi permainan” tambah Sofyan, lalu Ady pun langsung menjawab “Udah-udah kawan kalau sepak bola itu pasti ada yang menang maupun yang kalah, mungkin hari ini masih belum rejeki dari Persis Solo, Mungkin matchday ke-3 kita bisa menang walaupun tidak bermain di Solo”. “Iya-ya di kita tetep bakal semangat mendukung tim kesayangan kita” tambah Sofyan. Dan akhirnya setelah itu mereka bergegas pulang ke tempat tinggal mereka masing-masing.

Komentar