Kegagalan Tim Senam Indonesia di Olimpiade Remaja 2018

Inanda Rizka Nandika
6101415051
BC'15

Reportase News


Tim junior Indonesia gagal dalam kualifikasi Olimpiade Remaja 2018 yang akan berlangsung di Buenos Aires, Argentina, pada Oktober, setelah kalah pada Kejuaraan Senam Artistik Junior Asia 2018 yang berlangsung di Stadion Istora Senayan, 25-26 April.
"Kami harus mengakui atlet-atlet junior dari negara lain Asia tampil lebih baik. Namun, atlet-atlet junior nasional juga sudah memberikan penampilan terbaik mereka. Kami harus menyiapkan tim lebih baik lagi untuk ajang internasional berikutnya," Ungkap Manajer Tim Senam Artistik Junior Indonesia Faisal Reza di Jakarta, Jumat 27 April 2018.

Pada nomor all-around, tim China juga mendominasi kejuaraan. Pada kategori putra, atlet Negeri Panda Shi Cong dan Yin Dehang meraih emas dan perak. Shi mengumpulkan 79,750 poin dan Yin meraup 79,150 poin. Perunggu direbut oleh Shinnosuke oka dari Jepang dengan 79,000 poin. Para pesenam artistik putri China menguasai all-around putri. Atlet junior putri Qi Qi meraih emas dengan 53,650 poin dan Zhao Shiting merebut perak dengan 53,350 poin. Perunggu diraih pesenam Korea Selatan, Lee Yunseo dengan 53,000.

Sebanyak delapan negara memastikan lolos kualifikasi Olimpiade Remaja 2018 di Argentina untuk kategori putra. Delapan negara itu adalah China, Iran, Jepang, Kazakhtan, Korea Selatan, Taiwan, Uzbekistan, dan Vietnam. Sedangkan pada kategori putri, negara-negara yang lolos kualifikasi adalah China, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Singapura, Sri Lanka, Uzbekistan, dan Vietnam.


Komentar