Yusuf Susilo, petarung
asal Sasana Schreuder Salatiga, kembali meraih kemenangan dalam partai
perbaikan peringkat kelas bantam One Pride Mixed Martial Arts. Dalam duel yang
disiarkan tvOne, Sabtu 14 April, Yusuf meraih kemenangan pada ronde ke 2
setelah mengalahkan jagoan Syena Manado, Rully R. Karame.
Pertarungan berlangsung dalam tempo rendah pada ronde
pertama. Keduanya tampak berhati-hati menjajaki kemampuan masing-masing. Yusuf
tampak mendominasi dengan melepaskan pukulan lurus dan tendangan menggunakan
kaki kanan. Rully pun membalas dengan pukulan yang cukup keras.
Pada menit ke tiga, Rully sempat terjatuh setelah mendapat pukulan telak dari Yusuf. Yusuf mulai menekan Rully di pertarungan bawah saat laga ronde pertama tersisa dua menit. Rully mampu bertahan dari tekanan Yusuf sampai bunyi lonceng ronde pertama berakhir.
Pada menit ke tiga, Rully sempat terjatuh setelah mendapat pukulan telak dari Yusuf. Yusuf mulai menekan Rully di pertarungan bawah saat laga ronde pertama tersisa dua menit. Rully mampu bertahan dari tekanan Yusuf sampai bunyi lonceng ronde pertama berakhir.
Menit-menit awal ronde kedua juga masih berlangsung dalam
tempo rendah. Rully terlihat banyak melepaskan tendangan tetapi semuanya
melesat. Dengan sabar Yusuf menunggu kesempatan untuk menjatuhkan Rully. Upayanya
berhasil, Rully kembali terjatuh setelah mendapat pukulan keras dari Yusuf. Yusuf
mengambil kesempatan dengan kembali menekan Rully di bawah sambil meluncurkan
pukulan-pukulan ke wajah Rully.
Rully pun menyerah dan harus mengakui kehebatan Yusuf pada menit kedua. Wasit menghentikan pertarungan dan memberikan kemenangan untuk Yusuf dengan kemenangan TKO menggunakan teknik ground and pound.
Rully pun menyerah dan harus mengakui kehebatan Yusuf pada menit kedua. Wasit menghentikan pertarungan dan memberikan kemenangan untuk Yusuf dengan kemenangan TKO menggunakan teknik ground and pound.
Dalam mengikuti pertarungan ini, Yusuf sudah menyiapkan
secara matang, baik fisik, teknik maupun mental. “Saya selalu menyempatkan
waktu untuk berlatih disela-sela kesibukan saya bekerja. Dengan mematangkan
teknik dan memperbaiki fisik.” ujar pria yang rutin berlatih di Sasana
Schreuder Salatiga.
Yusuf juga berharap One Pride MMA dapat mencetak
atlet-atlet berprestasi. “Saya berharap dari acara One Pride MMA Pro Never Quit
dapat melahirkan atlet-atlet berprestasi dari berbagai cabang olahraga beladiri
baik di ajang nasional sampai kancah internasional.” ujar pria yang memiliki
disiplin ilmu karate, wushu, tinju dan muay thai.

Komentar
Posting Komentar